Facebook Sedang Kembangkan Kurasi Tab Khusus Berita

0
72
Facebook Sedang Kembangkan Kurasi Tab Khusus Berita

BENARAJA.COM, JAKARTA – Facebook Sedang Kembangkan Kurasi Tab Khusus Berita. Dalam keterangan yang diberikan Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook, saat ini facebook sedang melakukan pengembangan bagian baru yang nantinya dikhususkan untuk mengkurasi kebenaran berita supaya lebih berkualitas dan bisa dipercaya.

Menurut yang dilansir dari CNN, CEO Facebook, Mark Zuckerberg menjelaskan bahwa bagian baru tersebut nantinya bisa berupa tab seperti “Watch” dalam platform. Dalam penjelasannya mungkin tab baru bisa diluncurkan pada tahun 2019 ini.

Uniknya, tab ini akan terpisah dari umpan berita yang tidak akan berubah, intinya pengguna masih bisa berbagi serta menemukan berita yang serupa.

“Karena tab tersebut sudah mulai tumbuh sangat cepat, dan banyak video yang sekarang digunakan orang melalui layanan kami, kami telah memutuskan bahwa memang ada peluang untuk melakukan sesuatu seperti itu dengan berita juga,” Jelas Zuckerberg pada diskusi dengan Mathias Döpfner, selaku Kepala Eksekutif Penerbit Berita Axel Springer.

Zuck juga memaparkan bahwa dirinya membayangkan tujuan berita sebagai tempat pencarian, akan mencapai 10 persen hingga 20 persen dari pengguna facebook keseluruhan. Dalam penggambarannya, hal tersebut sebagai tempat yang akan dipersonalisasi dan dikuratori.

“Jadi, tentu saja apa pun yang kita lakukan akan dipersonalisasi,” ucap Zuckerberg.

“Tapi ada pertanyaan yang saya miliki yaitu tingkat kurasi apa yang seharusnya kita miliki, kami tidak akan membuat wartawan membuat berita tapi saya pikir apa yang ingin kita lakukan adalah memastikan bahwa ini adalah produk yang bisa membuat orang mendapatkan berita berkualitas tinggi, bukan?” Tambah Zuckerberg.

Disisi lain, Zuck masih tidak mempunyai gagasan untuk mempekerjakan jurnalis sendiri untuk menghasilkan berita di Facebook. Namun dalam pembangunan fitur baru tersebut, Zuck memberikan penjabaran tentang tiga prinsip yang dinilainya akan dipertahankan.

BACA JUGA:  Pendiri Telegram Sebut Netizen Masih Tersandera Whatsapp

Hal pertama ialah mencakup pembangunan produk berita dengan cara konsultatif, dalam hal ini bertujuan supaya ahi bidang mempunyai kesempatan untuk memberikan umpan balik. Kedua dirinya ingin meningkatkan monetisasi untuk penerbit dari News Feed. Yang nantinya bisa mengembangkan ekosistem online bagi jurbalis baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.