Polisi Bentuk Tim Untuk Selidiki 254 Warga Kapuas Yang Keracunan

0
16
Polisi Bentuk Tim Untuk Selidiki 254 Warga Kapuas Yang Keracunan
Ilustrasi Keracunan / Foto : ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

BENARAJA.COM, JAKARTA – Polisi Bentuk Tim Untuk Selidiki 254 Warga Kapuas Yang Keracunan. Dilaporkan bahwa warga di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah mengalami keracunan secara massal. Hal tersebut terjadi usai buka puasa bersama di Masjid Nurul Istiqamah handel Simpang, pada kamis pekan lalu. Mulanya korban hanya 82 orang, namun terus bertambah hingga 254 orang.

Dijelaskan oleh Kapolres Kapuas, Ajun Komisaris Besar Tejo Yuantoro, pihaknya kini telah membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Termasuk juga memeriksa sisa makan.

“Kami membentuk tim, baik tim olah TKP, lidik, sidik, pemeriksaan sampel makanan/sisa makanan, tim pemeriksa saksi-saksi, termasuk pengamanan TKP/ lokasi kejadian,” ucap Tejo, Minggu (26/5/2019) seperti dilansir dari Antara.

Dalam hal ini Tejo juga menambahkan bahwa tim bekerja untuk mencari penyebab dan data konkret mengenai kejadian keracunan massal yang berdampak pada ratusan warga sehingga harus dilarikan pada RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo, Kuala Kapuas.

“Semua masih melakukan penyelidikan, dan sudah kita bawa sampel makanan yang dikonsumsi warga berbuka itu untuk dilakukan uji laboratorium terlebih dulu untuk memastikannya apakah akibat makanan nasi bungkus masak sambal merah itu atau lainnya,” papar Tejo Yuantoro.

Ia juga menyebut bahwa kasus tersebut tidak hanya terjadi sekali, namun sering terjadi bahkan berulang dengan kasus yang serupa. Maka dari itu, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Dijelaskan lebih lanjut, Tejo juga menghimbau bagi kalangan masyarakat supaya lebih berhati-hati untuk menyajikan makanan khususnya untuk orang banyak. Entah itu dari segi bumbu atau lain sebagainya.

“Makanan yang dimasak harus dilihat, begitu juga tempat penyimpanannya harus higienis dan harus dalam keadaan sudah masak, supaya tidak basi,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pemuda Surabaya Nekat Curi Kotak Amal Untuk Judi Dan Lebaran

Seperti yang diketahui, para korban kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas. “Saat ini pasien Kejadian Luar Biasa (KLB) yang masuk ke rumah sakit tertangani ada sebanyak 254 orang,” jelas Dirut RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas, dr Agus Waluyo, di Kuala Kapuas, Sabtu (25/5/2019).

Agus menjelaskan bahwa para korban terdiri dari anak-anak sebanyak 93 orang, serta orang dewasa sebanyak 161 orang. Dari totatl pasien yang dirawat, 128 diantaranya ialah laki-laki, dan 126 lainnya perempuan. Bagi pasien yang kondisinya sudah mulai membaik, pihak rumah sakit sudah memperbolehkan mereka pulang kerumah masing-masing.

“Hingga sampai saat ini tim dokter yang menangani pasien keracunan massal masih terus berupaya menangani dan memantau kesehatan para pasien,” papar Agus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.